SAS dan Gilingan : Tak Ada yang Retak di KOMUDO

ManadoAds, Entertain- Mengikuti pemberitaan sebelumnya di harian ini, mengabarkan didalam tubuh organisasi Komunitas Musik Manado (KOMUDO) terjadi keretakan. Sherly Adeline Sompotan (SAS) ketua umum terpilih secara aklamasi menjabat selama 2017-2021 membantahnya, menurut beliau yang ada hanyalah pengunduran diri ketua panitia.

Hal itu diutarakan SAS juga Wakil Walikota Tomohon saat acara kongreslub KOMUDO di Grand Kawanua Convention Center lalu “waktu lalu ada media yang memberitakan KOMUDO ini pecah, itu salah. Kami tidak pecah hanya ketua panitia yang lalu mengundurkan diri, itu berarti panitianya kehilangan induk, tidak ada perpecahan didalam KOMUDO,” tegasnya kepada awak media.

Senada dengannya, Alfein Gilingan Ketua KOMUDO periode lama menegaskan tak pernah ada keretakan “pertama saya ingin menegaskan Komudo itu tak pernah retak, yang ada hanyalah keinginan orang perorang yang tak ingin mengikuti alur yang dibangun bersama, contohnya ketua panitianya menyatakan mengundurkan diri, tidak tahu alasannya apa,” urai Gilingan.

Dilanjutkannya, dia berharap dengan terpilihnya SAS memimpin KOMUDO, kepengurusan baru yang akan dibentuk bisa tangguh “dibawah SAS saya berharap pengurus baru bisa tangguh, tangguh menahan gempuran-gempuran dan isu-isu yang akan dilempar dari oknum-oknum tertentu dari luar yang tidak ingin Komudo maju,” ungkapnya sembari menambahkan jika organisasi milik dari pekerja seni itu sudah memiliki dasar namun belum kuat dan dibawah kepemimpinan SAS dia berharap bisa diperkuat lagi.

“Jika ada persoalan internal dibahas secara internal karena didalam komudo itu banyak ide dan gagasan semuanya harus dikumpul menjadi satu dan dirembuk bersama, sehingga setiap program yang dicanangkan bisa berjalan,” tutupnya.

Info yang dirangkum harian ini, Komudo terbentuk sejak tahun 2010 dan merupakan wadah yang menampung para artis penyanyi di Kota Manado dan sekitarnya. Berkembang dari itu, organisasi tersebut telah merambah lebih luas ke beberapa Kabupaten/Kota dan menjadi rumah bagi banyak pekerja seni dan bukan hanya menampung artis-artis penyanyi saja.(advent)

Related posts